11 Jul

Pemberian nutrisi pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) selalu dianggap sebagai suatu yang krusial sebagai pencegahan stunting. Seribu HPK terhitung mulai si kecil dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun. Karena itulah, GenBest selalu diingatkan untuk memerhatikan gizi pada masa kehamilan, lalu pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pada bayi, dilanjutkan dengan MPASI (Makanan Pendamping ASI) yang penuh gizi setelah usia bayi 6 bulan sambil si kecil terus diberikan ASI.

 

Nah, terkait MPASI, meski idealnya dikenalkan saat bayi berusia 6 bulan, pada beberapa kasus,  MPASI bisa dikenalkan lebih dini, di usia bayi 4 atau 5 bulan. Salah satu kasus itu adalah bayi yang berat badannya tidak naik-naik atau lambat kenaikannya.

 

Baca Juga: Pengenalan MPASI Terlalu Cepat Bisa Picu Risiko Stunting

 

Syarat Pemberian MPASI pada Usia 4 Bulan

Dikutip dari Tempo.com, dokter spesialis anak dari Poliklinik Advance RSIA Bunda Jakarta, dr. Abdullah Reza, SpA menyebutkan, melambatnya peningkatan berat badan bayi bisa menjadi indikasi bayi butuh makanan pendamping ASI.

 

Bayi berusia 0-3 bulan idealnya harus memenuhi kenaikan berat badan sekitar 600 gram hingga 1 kg. Lalu, untuk usia 4-6 bulan kenaikan berat sekitar 450 gram. Hanya saja, ada beberapa bayi yang tidak mengalami peningkatan berat badan (BB) saat memasuki usia 4 bulan ke atas. Di sinilah mungkin bayi akan disarankan oleh dokter untuk diberikan MPASI.  

 

Namun tentu, sebelumnya dokter akan melihat penyebab mengapa BB bayi tidak naik-naik. Kalau penyebabnya bayi kurang mendapat ASI karena cara menyusui yang salah, misalnya, ibu akan diminta untuk memperbaiki masalah ini terlebih dulu. Bila semua upaya sudah dilakukan, namun berat badan bayi masih stagnan, bayi bisa diberi MPASI selama dia memang sudah siap.  Beberapa syarat bayi sudah siap MPASI adalah bayi sudah dapat duduk dalam waktu yang lama, lehernya sudah dapat tegak, si kecil sudah dapat mengangkat kepala sendiri tanpa bantuan, dsb.

 

Jadi pemberian MPASI pada bayi di bawah usia 6 bulan bukan keputusan dari orang tua, namun berdasarkan hasil pemeriksaan dan rekomendasi dari dokter.

 

Baca Juga: Langkah Pengenalan MPASI untuk Bayi Kurus

 

Pedoman Pemberian MPASI Usia 4 Bulan

Untuk menu MPASI awal untuk bayi usia 4 bulan, tidak ada patokan yang pasti. GenBest bisa memberinya pure buah (pisang atau alpukat), pure sayur (labu atau ubi), pisang yang dikerok, bubur homemade/instan, dsb.  Apapun yang diberikan yang pasti perhatikan teksturnya, buatlah seencer mungkin agar mudah dicerna oleh bayi. Seiring berjalannya waktu tekstur MPASI si kecil bisa ditingkatkan kekentalannya. 

 

Hal lain yang perlu menjadi perhatian saat pengenalan pertama kali, MPASI-nya tidak perlu terlalu banyak, yakni sekitar 2-3 sendok teh saja. Bersiaplah karena mungkin bayi juga tidak akan menghabiskannya, bahkan mungkin ia hanya akan makan ½ sendok saja. Tak perlu kecewa dan tak perlu dipaksa untuk dihabiskan karena ini sangat wajar terkait usus bayi yang masih perlu beradaptasi dengan makanan barunya.

 

Untuk pertama kali, frekuensi makannya pun tak perlu dipatok harus tiga kali sehari. Bayi mungkin hanya butuh MPASI sekali sehari. Prinsipnya GenBest, tak perlu terburu-buru.  Adapun porsi akan meningkat seiring pertambahan usia. Jangan lupa, untuk melihat apakah bayi alergi atau tidak dengan MPASI-nya. Caranya? Sajikan satu jenis makanan selama empat hari berturut-turut sebelum mengenalkannya dengan makanan baru. 

 

Baca Juga: Alasan Jangan Berikan Makanan Ini Kepada Bayi

TENTANG KAMI

GenBest merupakan sebuah inisiasi untuk menciptakan generasi Indonesia yang bersih dan sehat, serta bebas dari stunting (klik di sini untuk mengetahui apa itu stunting), dengan mendorong masyarakat dari segala usia menerapkan pola hidup bersih dan sehat sehari-hari. Lewat situs dan media sosial genbest.id, kami menyediakan informasi yang kredibel, menciptakan komunitas yang suportif, dan memberikan pengetahuan kesehatan yang mendalam seputar pola hidup bersih dan sehat, serta stunting, bagi Anda sekeluarga, termasuk si kecil yang masih dalam kandungan dan berusia balita.

How to coax children
To Top